Selasa, 31 Januari 2012

Cerita Sex Kakak Sepupu Temanku

Malam itu aku nginab di rumah temanku dino karena besok ada ulangan jadi aku berniat belajar bersama dino.Aku dan dino masih duduk di kelas 3(tiga) smp dan aku berteman denngan dino sudah semenjak duduk di kelas 1(satu) dulu.Di keluarga dinopun aku sudah dianggap seperti keluarga mereka sendiri.
Aku sering nginap di rumah dino karena diam-diam aku menyukai kakak sepupunya temanku ini,namanya kak lia.

Kak lia waktu itu sudah duduk di bangku kuliahan,dengan tubuh yang montok togepasar(toket gede pantat besar) membuat aku selalu membayangkannya setiap kali ber onani.Wajah kak lia kalau menurutku sangat sexy dengan kulit putih mulus,kalau sekilas kak lia mirip cewek chiness padahal asli jawa banget.Kak lia sudah mempunyai cowok dan cowoknya jauh lebih tua dari dia sudah berumur 40 thnan,duda bearanak 2 dan dia seorang pengusaha yang sukses tetapi yang menjadi masalah yaitu keluarga temanku dino tidak setuju kak lia menjalin hubungan dengan cowoknya itu karena mungkin dinilai terlalu tua atau apalah aku jg gak tau pasti.Dan menurutku kak lia suka sama cowok dia itu juga salah satunya karena materi,sering aku dengar kak lia selingkuh di tlp dengan cowok yang aku gak kenal dan tidak jarang pula aku mendengar kak lia kalau malam phone sex dengan cowok atau curhat dengan temannya masalah sex dia dgn cowoknya yang kesimpulannya kak lia gak pernah puas dengan cowoknya itu.
Kak lia setip curhat pasti dengan cowok,entah itu cowook temen dia di kampus atau selingkuhan dia aku gat au tapi pasti setelah curhat pasti berlanjut dengan phone sex dengan desahan desahan dan suara ahh..,oh….,hm… dan lain lainnya yang keluar dari mulut kak lia saat bertelphonan ria pada malam hari disaat dino sudah tidur dan aku juga sudah dikira tidur oleh kak lia.
Dino sekamar dengan kak lid an klo aku nginap di rumah dino pun pasti sekamar juga dengan kak lia bertiga,makanya aku tau semua yang aku ceritakan di atas.
Peraturan di rumah dino sangat ketat,baik dino atau pun kak lia tidak boleh semaunya dan harus ikut aturan keluarga,mungkin juga karena keluarga dino ini masih tergolong keluarga ninggrat jawa yang kuat disiplin dan masih berpegang kepada norma-norma kuno,sementara kak lia aku ketahui sangat memiliki nafsu sex yang sangat besar,itu aku simpulakan dari setiap nguping pembicaraannya telphonnya pada malam-malam dengan temannya dan aku rasa Cuma itu komunikasi dia berteman,karena kuliahpun dia selalu ditungguin sopir yang khusus disediakan papa dino untuk urusan kak lia,jadi benar-benar di pingit,termasuk juga si dino,mungkin Cuma aku satu-satunya teman yang boleh dan bebas di rumah si dino ini.
Aku juga gak berani berbuat yang aneh-aneh di keluarga temanku ini,keseharian di rumah dino jujur aku rasakan sangat menjemukan dengan segudang atura-aturan yang tidak boleh dilanggar.
Dalam berpakaian di rumah dinopun aku tidak boleh memakai celana short yang terlalu pendek dan kak lia pun selalu memakai celana panjang seperti celana training buat olah raga itu dalam kesehariannya,tapi setiap mau tidur pada malam hari kak lia selalu memakai daster pendek tanpa lengan kalau sudah mau tidur,disaat itulah aku bisa menikmati putih mulusnya paha kak lia yang walaupun sebentar sebelum lampu kamar dimatikan
Keakrapan aku dengan kak lia sudah sangat dekat dan aku sering bercanda bebas dan kadang-kadang juga nyerempet-nyerempet ke porno dan itu selalu kak lia yang memulainya dan aku selalu berlagak lugu dengan pura-pura tidak mengerti karena masih kecil,seperti misalnya kak lia memberikan teka-teki porno dllnya,tapi tentu saja kami lakukan secara diam-diam disaat aku ngobrol berdua dengan kak lia,bahkan dino juga gak tau kalau aku sudah sangat akrab dengan kak lia sepupunya ini.
Seperti aku ceritakan di atas,malam ini aku nginap di rumah dino dan sore itu aku sudah sampai di rumah dino tapi yang ada di rumah Cuma pembantunya,semua keluarga dino pergi ke cirebon karena kakak papanya dino yang di cirebon sakit keras.
Karena saat itu sudah sangat kesorean hampir gelap/malam dan juga sepertinya mau hujan gede sementara untuk balik pulang rumah aku lumayan jauh dari rumah dino maka aku minta izin sama kepala pembantunya (pak mamat)untuk diizinkan menginap di rumah dino walaupun dino dan keluarganya tidak ada.
“Pak,aku boleh nginap disini ga pak?,kalau harus balik pulang takut kemalaman”, tanyaku meminta izin kepada pembantunya.
“Iya den tadi juga papanya den bagus pun bilang sama saya kalau den andre dating suruh nginap aja,sekalian besok tolong izinin dino ke sekolah”, jawab pak mamat dengan sopan dan yang di maksud dgn den bagus itu adalah si dino krn begitu dia dipanggil di lingkunagn keluarganya.
“Iya pak mamat,terima kasih ya pak”,jawabku sopan juga
“Masuk aja kedalam den..?”,kata pak mamat lagi dengan sedikit membungkuk mempersihlahkan akku masuk dan dia langsung ke rumah belakang yang terpisah dari rumah utama.Baru saja aku masuk tiba-tiba telpon berdering,buru-buru aku teriakin lagi pak mamat untuk balik senelum keburu peergi.
“Pak mamat….ada telphon tolong diangkat dulu,mana tau dari keluarga dino”,kataku sedikit berteriak.Pak mamat berlari buru-buru kedalam rumah dan mengangkat telpon.
Aku langsung berjalan menuju ke kamar dino dan menutup pintu kamarnya,tapi baru saja aku mau menutup ppintu kamar tiba-tiba pak mamat memanggiilku dari bawah,kamar dino memang berada di lantai 2(dua).
“Den andre…..”,panggil pak mamat dari tangga bawah.
“iya pak?ada pak ?”,tanyaku kembali keluar dari kamar.
“Barusan den ayu telpon,katanya mau pulang malam ini,sekarang sudah di pintu tol,setengah jam lagi nyampe”, kata pak mamat,yang di maksud den ayu adalah kak lia maka langsung aku merasa senang dan gembira karena malam ini aku bisa ketemu sama kak lia yang cantik dan sexy yang selalu ada dalam khayalanku disaat aku onani.
“oh…jadi semua balik sekarang pak?,dino juga kan pak?”,tanyaku.
“Cuma den ayu saja yang balik karena besok ada kuliahan katanya”, sahut pak mamat.
Iya deh pak,makasih ya pak”, sahutku sambil senyum sendiri karena senang,pasti nanti malam kak lia phone sex lagi atau mungkin pasti dia nyetel bokep karena di rmh sepi,tapi apa dia punya film bokep di rumah ini,yang pasti kak lia pasti ada urusan esex esex ntar nih,atau nyuruh cowok atau selingkuhannya datang?,pikiran ku semraut mikirin yang macam-macam sampai mendadak muncul ide ku.
Coba ntar aku cari cara nawarin kak lia nonton bokep dan ngajak dia ke luar nyewa bokep di rental tempat langgananku kalau dia gak punya film bokep dan aku yakin di rumah ini pasti gak ada film begituan krn klo ketahuan sama papa dan amam nya dino bisa gawat banget pastinya.
Aku masih membolak balik buku pelajaranku tetapi pikiranku sibuk menyusun cara bagaimana memancing kak lia nantinya,tiba-tiba pintu kamar dibuka dari luar dan..
“Wah….,rajin banget ndre….?”,rupanya kak lia dah sampai.
“naik apa kak?kok ga kedengeran suara mobil?”,tanyaku senang melihat kak lia dah dating.
“Hujan gede gitu mana kedengaran?”, jawabnya sambil tersenyum manis dan sexy banget.Kak lia langsung merebahkan dirinya di tempat tidur sementara aku masih duduk di meja belajar dino menyamping dari tempat tidur.
Kulihat kak lia memejamkan matanya tidur telentang mungkin kecapean dengan posisi mengangkat keatas kedua tangannya sehingga buah dadanya yang besar benar-benar menantang di dadanya dibalik sweeter warna kuning yang ia pake.
Mataku gak lepas melihat kearah dadanya yang menggunung itu,aku berusaha mencari kalau-kalau bisa melihat sedikit tonjolan puttingnya,tapi percuma karena dia memakai bra dan bajunya juga tebal.
“Lho kok melotot ngilihatin kakak ndre…?,ada yang aneh?ngeliat apa sih?”,kak lia membuka matanya sambil mellihat ke arahku tapi dia tidak merobah posisinya Cuma melihat ke arah pandanganku.
“he….he…,gede banget,apa ga berat tuh kak…”,jawabku cuek aja sambil memalingkan mukaku pura-pura mau belajar lagi.
“Yee…,dasar anak kecil,yang dilihat gak sama ama yang dipikir..”,jawabnya sambil memegang ke dua susuanya yang montok dan gede menggunung itu.
“Yang dilihat ga sama yang dipikirin gmn sih kak?”,tanyaku sambil memutar badanku menghadap ke ranjang tempat kak lia tidur,aku melihat kedua tangan kak lia masih memegang buah dadanya dari luar sweeternya dan sesekali meremas remas dan menekan ditengah kedua teteknya itu dengan kedua jari telunjuknya.
“mana ada cowok klo melihat tetek cewek mikirnya kayak kamu?”,jawab kak lia semakin keras menekan nekan buah dadanya dengan tangan dia sendiri,aku semakin melotot mellihat buah dada itu seperti sudah mengeras dan aku yakin kak lia pasti juga tidak menyadari kalau dia sudah horny sendiri.Aku berusaha mengajak dia ngobrol terus supaya dia juga terus melakukan aksinya tanpa dia sadari dan aku dapat tontonan gratis tanpa disadarinya.
Kontiku sudah keras bangun keras dan nafasku juga sudah mulai ga beraturan melihat kak lia masih terus meremas-remas susunya didepanku.
“Trus mikirnya apa dong kak?,awas lho meledak tuh susunya diremas keras-keras”, kataku dengan suara sedikit serak dan dada ku juga sudah naik turun mengikuti nafasku yang semakin memburu.
“Tuh kan aneh,gak tau apa bener-bener gat tau sih..?”,Tanya kak lia sambil menekan kedua teteknya dari samping sehingga kedua susunya nempel.
Diluar hujan semakin deras dan kak lia terus memainkan buah dadanya di depanku,aku terpaku duduk di kursi belajar dino melihat kak lia dah mulai larut karena nafsunya tanpa mulai memperdulikan aku terus meremas susunya dan mulai mendesah sedikit.
“hm….ah…eh kok malah mlototin kakak sih?udah belajar aja sana,kakak mau mandi dulu”,katanya sambil bangkit dan mau berdiri dari temapat tidur.
“Ntar dulu dong kak..?”,pinta ku dengan nafas dah benar-benar kacau,tangankupun reflek juga meremas remas kontolku dari luar celana pendekku.
“Ngapain sih ndre..?,tuh tangan ngapain tuh “,Tanya kak lia dengan tatapan yang sudah agak sayu mungkin karena dah horny dan mungkin juga dia mau melanjutkan di kamar mandi sambil mandi tapi aku gak mau kehilangan kesempatan totonan gratis begitu aja,aku coba nekat aja bicara sama kak lia.
“Penis andre bangun keeras banget kak ngelihat kakak barusan,enak kak”,sahut ku dengan nafas ngos gnosan dan tanganku ku masukkan ke dalam celanaku memegang penisku.
“Konak tuh namanya,kirain masih kecil,ha….ha”.jawab kak lia sambil berdiri berjalan kea rah pintu kamar.
“kak…,aduh…,please donk….gimana nih”,kataku karena aku kira kak lia mau keluar meninggalkan aku yang dah konak berat.
“Sssst…pelan-pelan,kakak kunci pintu bawah dulu ntar pak mamat masuk”, jawab kak lia,aku senang banget berarti aku bisa onani sambil melihat tubuh kak lia.Sungguh pendek pikiran aku saat itu,gak kepikir untuk menyetubuhi kak lia pada saat itu tapi entah apa yang ada dalam pikiran kak lia saat itu aku gak tahu.
Dan gak lama kak lia sudah kembali laagi masuk ke dalam kamar,mengunci pintu kamar juga lalu berbaring lagi telentang di tempat tidur.Aku sudah ga mikirin besok mau ulangan lagi dan buku-buku ku juga sudah aku masukin ke dalam tas semua.
“Masih konak ya..?”, Tanya kak lia sambil menatap ke selangkanganku yang mengembung karena kotol ku masih keras minta di keluarin.
“Gak tau kak,penis andre sakit nih kegencet celana andre”,jawabku sambil mengelus elus kontolku dari luar celana,aku masih duduk di kursi belajar dino menghadap ke tempat tidur tepat di depan kak lia berbaring.
Perlahan kak lia mulai meremas susunya lagi sambil tersenyum melihat ke selangkanganku.Ukuran penisku saat itu memang sudah sebesar ukuran penis orang dewasa karena sering aku lihat di bokep indo di handphone,ukuran penis cowok dewasa sama dengan ukuran penisku saat itu dan panjangnya 16cm klo dah berdiri keras,ini pernah aku ukur waktu ngaceng nonton bokep.
“Keluarin aja,ntar patah lho di dalam celana gitu”, sahut kak lia sambil meremas toketnya semakin keras,wajah kak lia sudah kellihatan bernafsu banget dan matanya ga lepas dari selangkanganku.Aku semakin meremas-remas penisku dan sengaja aku mengeluarkan suara nikmat biar kak lia semakin horny melihatku.
“oh…kak…huff….,sakit keteken celana nih..”, sahutku
“buka saying..,kakak mau lihat….ayo dong…?,”katanya sambil satu tangannya sudah mengelus selangkangannya dari luar celana jeans yang dipakainya.Kak lia masih memakai sweeter dan celana jeans.
“Iya kak,bentar ya kak?”, sahutku sambil berdiri dan langsung melorotkan celanaku dan celana dalamku sehingga kontolku langsung terbebas dan mengacung panjang kedepan.
“Auww…,gila,punya kamu gede banget ndre…?kok bisa gede kayak orang dewasa gitu?”, kak lia tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya dan refleks langsung duduk di tempat tidur dan melotot melihat penisku.
“ah…masa sih kak?..”,jawabku pura-pura malu.
“Iya gede ndre,punya bang Toyib aja ga segede dan sekeras penis kamu itu”, jawab kak lia,bang toyib adalah cowok kak lia yang aku ceritakan diatas.
“Kok kakak bangun sih terusin dan kak?andre pengen lihat..please..?”,pintaku
“Iya saying,andre mau lihat apa?”,jawab kak lia sambil merebahkan dirinya di ranjang dengan mata ga lepas dari kontolku.Pelan-pelan aku kocok penisku sambil berdiri dan perlahan aku berjalan mendekat ke samping tempat tidur disamping kak lia yang lagi tidur.Kak lia memiringkan badannya sambil tidur menghadap ke arahku yang berdiri disampingnya.Saat itu aku tepat berdiri disamping tempat tidur dimana kak lia berbaring.Kak lia semakin bernafsu melihat aku mengocok penisku,kepala kak lia sedikit dibawah selangkanganku,aku berdiri disampin tempat tidur sementar kak lia dalam posisi tidur teru meremas susunya dan meremas-remas selangkangannya.
Kuberanikan untuk memegang toket kak lia,dan kak lia langsung melenguh tertahan ketika susunya ku pegang dan kuremas,tangan kak lia langsung menyambar memegang penisku yang sudah sangat tegang dank eras.
“Kakak mau punya kamu ini ndre…. ?oh….gede..,keras banget ndre…”,kata kak lia sambil meremas sedikit keras mungkin dah nafsu banget dan agak sedikit sakit ketika dia meremas kontolku agak keras.
“hm…..,hisap dong kak..?”, pintaku sambil meremas-remas toketnya yang sudah sanget mengeras itu.Kak lia langsung bangun dan duduk di pinggir ranjang dan membungkukkan badannya langsung mengulum kontolku.Terasa hangat banget ketika kontolku masuk kedalam mulutnya.Dikulum,dihisap dan dijilatnya dengan rakus penisku yang semakin keras mengkilat karena air ludahnya.
Kubiarin kak lia terus menyeppong punyaku dan ku elus-elus rambutnya sambil perlahan ku angkat sweeternya ke atas dan kak lia membantu melepaskan sweeternya lalu ku buka pengait beha hitamnya dan sekarang kak lia sudah ga pake baju tinggal celana jeansnya.Susu kak lia benar-benar gede banget dengan putting coklat dan pentil nya yang berukuran sedang itu sudah menonjol kelihatan mengeras.
“gede banget kak,andre pengen kak?boleh ya kak?” pinta ku
“iya saying…,sekarang Cuma kita beerdua di rumah,kamu boelh alkuin semua yang kamu mau”, katanya sambil kembali berbaring.
Langsung kuterkam teteknya denngan sangat bernafsu yang selama ini Cuma ada dalam kkhayalan aku saja kalo ber onani.
“Pelan-pelan sayang…?,malam masih panjang,gak perlu buru-buru,oh…..hm…”,kata kak lia sambil mendesah dan tangan kak lia berusaha menanggalkan celana jeansnya.
Aku coba membantu sambil terus menghisap teteknya kira dan kanan seperti gak ada puas-puasnya.Karena celana jeansnya sangat ketat maka aku lepasin tetek kak lia dari mulutku dan kulorotkan celana jean dan celana dalam kak llia dengan sdikit paksa,dengan agak susah akhirnya celana itu bisa aku tarik ke bawah,sekarang giliran aku yang terkejut melihat memek kak lia yang tidak ada di tumbuhi rambut sedikitpun seperti memek gadis kecil,hanya daging tebal aja yang seperti bukit kecil di selangkangannya.
“Bagus banget kak..”,kataku langsung memegang memek kak lia dan menyibakkan daging itu mencari kelentitnya.
“Kamu suka vagina kakak ya ndre..?”Tanya nya sambil megangkangkan kakinya.
“Bersih mulus banget selangkangan kakak.oh…..,andre suka banget kak..”,jawabku langsung aku ambil posisi bersimpuh di depann selangkangannya,aku sudah ga bisa menahan lagi untuk me oral memek kak lia yang bersih mulus dan tebal itu.
“Auuuwww….andree……,km mahir banget saying…”,teriak kak lia begitu aku melumat habis vaginanya.
“Kamu bohongin kakak berlagak lugu ya…oh….gila banget ena banget ndre…”
“terus ndre…..,oh saying…iya…..oh….iya…terus.ss…sss….”
Kak lia menceracau ga karuan saat memeknya aku obok-obok dengan lidahku.
Tiba-tiba aku hentikan me oral memeknya dank u angkat ke palaku mencari toketnya dan kutiindih tubuh kak lia sambil menghisap putting susunya ku majukan sedikit selangkangan ku sehingga penisku tepat di depan memeknya,perlahan kuturunkan pantatku sehingga ujung palkon ku menyentuh bibir vagina kak lia yang sudah sangat becek dan basah oleh cairan bening yang keluar dari dalam vegynya.
Kugesek-gesekan ****** ku di birir vaginanya.
Kak lia sudah kalang kabut banget menahan nafsunya,badannya menggeliat kesana kemari,tangangya menjambak-jambak rambutku dan desaha-desahan kenikmatan bertubi-tubi meluncur dari mulutnya.
“oh andre sayang….,oh saying…,km bikin gila kakak saying…ohhhh”. Jerit kak lia ketika kugesek-gesekkan kontolku tepat di kelentitnya.
“Kak…..”,bisikku sambil mencium lehernya.Kak lia gak menjawab malah melumat bibir ku dan mendorong tubuhku sehingga kami berganti posisi,aku dibawah ditiindih kak lia dia atas tubuhkan.
Tubuhku dijilatin semua dari muka dada sampai ketekku dijilat kak lia dan aku berusaha memposisikan kontolku tepat di depan bibir memeknya biar bisa aku dorong masuk tapi kak lia bener-bener buas dan liar banget,dia meliuk kesana kemari mejilati dan menciumi seluruh tubuhku berulang-ulang.
Aku sudah merasa gak tahan pengen masukin kontolku ke memeknya,lalu kusentak tubuhnya yang memenag lebh besar dari tubuhku dan kudorong sehingga kak lia terdorong dan langsung aku tindih dank u kangkangi kedua pahanya.
Tangan kak lia kutahan keatas kedu-duanya dan kontolku kuarahkan tepat di lobang memek kak lia,ketika terasa sudah benar-beanr tepat tanpa mikir apa-apa lagi langsung ku sentak kotolku kedalam memek kak lia dan…
“AAuuuuwww saaakkkkiii….ttttt…”,kak lia berteriak keras banget,sehingga aku terkaget dan takut kalau-kalau kedengaran sama pak mamat atpi untunglah hujan dan gledek sangat keras jadi ga mungkin sampai kedengeran pikirku.
“Sakit… andre….,jangan kasar dong sama kakak ndre…?”katanya,kelihatan butir air mata dipinggir matanya.
“Maaf kak..,maaaaafffff,Andre ga tahan lagi kak”, jawabku memohon dia gak marah.
“Iya kakak juga,kakak tahu kok ndre,tapi pelan-pelan,kakak masih perawan ndre”, sahutnya lemah sambil memelukku.Aku terdiam diatas tubuhnya dengan kontolku sudah terbenam semua ke dalam memek kak lia.
Beberapa saat aku dan kak lia sama-sama terdiam dan aku Cuma merasakan vagina kak lia berdenyut di dalam dan detak jantungnya yang memburu.
“Maaf kak,doni gat au klo kakak masih pearawan”,jawabku sangat menyesal.
“Gak apa-apa ndre…,kakak rela karena kamu juga pasti masih perjaka kan?”,sahut kak lia.
“Iya kak..,ini untuk pertama kali nya andre beginian sama cewek”,sahutku sambil membelai rambut kak lia dan mencium keningnya dan perlahan aku goyangkan pantatku dan kucium lembut bibir kak lia.
Kak lia membalasnya dan kami melanjutkan permainan kami dengan rasa cinta dan saying sehingga lebih nikmat dibandingkan barusan yang hanya nafsu saja.
Sejak itu aku pacaran dengan kak lia selama 5 tahun sampai kak lia kawin dan punya anak dengan bang Toyib yang malang,huahahaa…….ha….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar